Sungguh, aku berpikir laki-laki macam apa aku ini? Berani menyatakan cinta, namun meninggalkannya. Aku bukan lelaki yang hebat. Aku juga tidak pintar. Aku tidak tampan dan juga ideal. Aku hanya laki-laki biasa. Aku pun punya hati. Tetapi hati ini selalu sakit. Sakit karena masalah. Baik masalah intern maupun ekstern. Mungkin aku ini bisa dibilang anak yang kurang baik. Karakterku tidak tetap. Tapi aku tahu, bahwa perasaan yang aku miliki selama ini bukan perasaan biasa. Cinta! Cinta itu menarik. Namun apakah cinta itu bisa aku dapatkan? Tidak! Maka, akulah yang bisa menebarkan cinta. Aku merasa gagal akan cintaku. Aku jatuh, sedih, pedih, dan sakit. Tetapi apa dan siapa yang bisa mengubah dan bisa menyembuhkannya? Aku pergi dengan perasaan terpaksa. Sebenarnya aku ingin menguji kembali. Namun 3 kesempatan sudah berlalu. Semua kesempatan itu gagal dan aku tidak bisa berharap. Aku putus asa dan berusaha menjauhi perasaan ini. Namun, aku tetap cinta. Aku tidak bisa melupakannya. Ya, karena inilah, aku harus pergi. Seandainya cinta bisa menyadariatau merasakan apa yang ku rasakan, aku yakin bisa membahagiakan cinta itu. Aku terlambat. Sudah terlalu jauh aku menghindar dari cinta. Aku tidak bisa bersamanya lagi. Baiklah kenangan manis cintaku selalu ku ingat. Biarlah cintaku yang indah ku pendam sendiri, karena cinta tidak menyadari betapa dalamnya rasaku ini. Maka ya Tuhan, aku hanya bisa menyerahkan cintaku ini pada-Mu, karena aku telah gagal memberikannya kepada orang yang ku cintai. Ia tidak peduli, bagiku pun tiada masalah karena yang aku inginkan cinta yang ada padaku adalah kebahagiaan orang itu. Maka aku berharap agar ia selalu berbahagia. Aku tidak mau menghilangkan senyum cintaku. Aku hanya bisa memendam dalam hatiku. Dan yang aku lakukan adalah memendam cinta ini selama-lamanya, karena hanya dia seorang yang merupakan cinta bagi diriku. Aku tidak peduli akan apa yang ia perbuat, aku tidak peduli akan apa yang ia pikir dan rasakan padaku, dan aku hanya ingin dia bahagia, lepas dari diriku agar ia tidak terkekang, dan aku hanya bisa mendoakannya dari tempatku berada dan cintaku sungguh hanya pada orang itu. Aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Tetapi aku juga harus meraih masa depanku. Aku tidak peduli dengan apa yang terjadi di depan, karena bagiku segala yang terjadi ya terjadilah. Sebagai motto hidup, hal inilah yang membuat saya bertahan dan berpikir positif kepadanya. Karena cinta, tidak bisa diberikan lewat kata-kata, dan aku baru belajar sehingga betapa sulitnya bagiku memahami cinta. Oleh sebab itu, aku hanya ingin agar aku dan ia yang menjadi cintaku, mendapat kesuksesan di depan, walaupun aku yakin, ia pasti akan melupakanku di masa depan nanti.
FIRST LOVE IS ETERNAL LOVEAND TUMS UP ONCE FROM THE PEOPLE HEART. FIRST LOVE IS THE MOST BEAUTIFUL, MORE HEARTY, POSSIBLY GIVING MORE HAPPINESS THAN FOLLOWING LOVE SO THAT KEEP THE FIRST LOVE GROWING AND YOU CAN GET ITS HARVEST.
Jadi, memang hanya sekali keindahan itubagiku. Maka saaatnya berdiri tegap sendiri, menjadika cinta ini sebagai pedoman walau yang kucintai pergi tanpa tahu maksudku, dan saatnya meraih impian dengan rasa cinta bertepuk sebelah tangan, karena seperti pepatah Inggris : IT’S NO USE OVER SPLIT MILK.
OKAY, TIME FOR ME TO GO WITH MY OWN LOVE IN A LONELY LOVE.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar