Rabu, 19 Januari 2011

Back To Your Mind

Yap, melanjutkan postingan kemarin. Jadi gw ngobrol ama temen seminaris kelas KPA dan memang mendapat banyak masukkan. Dia bilang hidup itu jangan dipikirkan secara berlebihan. Hidup tu dijalani apa adanya pada hari ini saja. ita tidak tahu apa yang terjadi untuk ke depannya. Ya, menurut gw emang benar. Hal ini membuat gw lepas sementara dari perasaan kecewa dan sepertinya gw harus menarik perasaan untuk menjalani keadaan yang saat ini saja, tidak memikirkan ke depan, tetapi rencanain segala sesuatu untuk ke depannya boleh. Ya, jujur aja gw emang lagi punya masalah ama yang namanya cinta. Emang berat tapi ya musti gw jalani. Ya, 2 kali penolakkan dalam setahun. Tapi gw stay cool aja soalnya gw mikir juga sih, siapa yang ma ama cowo gendut kayak gw, hahaha. Ya, gw lagi nunggu jawaban karena gw menanyakan hal yang serius. Gw tahu gw calon pastur. Tapi sebelum gw make jubah putih suci, gw boleh dong merasakan jatuh cinta dan ya setidaknya tau pacaran lah. Gw juga gak ingin segala masalah gw menjadi alam bawah sadar gw yang bisa mengakibatkan hal buruk dalam hidup gw ke depannya. So, what can i do for this? Hanya menjalani hidup sesuai dengan kenyataan yang ada dan tidak boleh menyerah. mungkin dalam cinta boleh saja gagal yang penting pernah jatuh cinta. Tapi untuk menjalani hidup secara seutuhnya, itu dia tantangan yang harus gw pikirkan dan gw harus mempersiapkan segalanya demi kebaikan gw ke depannya. Kalo gw gak jadi pastur toh baik adanya dan kalo gw jadi pastur itu baik sekali. Ya, tinggal pilihan ada di tangan gw. Dan dari hal ini gw hanya bisa berkata segalanya ada waktunya, berdoa dan teruslah bertindak sesuai dengan hal yang baik demi menabung segala sikap untuk hidup di jenjang yang lebih sulit nantinya. Kembalilah ke dalam pikiranmu sendiri. Baik tidaknya, hanya ada di tanganmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar